Tak Hanya Tim SAR, Seorang Supranatural Juga Ikut Ikhtiar Cari Bayu Zulkarnain

‎Mediabogor.co, BOGOR – Upaya pencarian Bayu Zulkarnain, ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang diduga terjatuh ke aliran Sungai Cisadane dari jembatan penghubung Cipaku-Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan,Kota Bogor turut dilakukan oleh warga dengan cara yang disebut sebagai bagian dari kearifan lokal.

‎Di tengah proses pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan sesuai prosedur operasional, sejumlah sesepuh atau pupuhu di sekitar lokasi kejadian juga ikut berikhtiar melalui doa agar keberadaan Bayu Zulkarnain segera ditemukan.

‎Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan upaya tersebut merupakan bentuk syare’at atau ikhtiar dari warga setempat.

‎”Secara teknis kita lakukan sesuai dengan operasional prosedur. Namun, secara kearifan lokal dari warga sekitar juga mengupayakan, kalau bahasa Sundanya itu syare’at,” kata Dima Tiko Prahadisasongko kepada wartawan, Jumat 14 Agustus 2026, malam.

‎Menurutnya, beberapa sesepuh dan pupuhu turut melakukan ikhtiar dengan memanjatkan doa agar proses pencarian Bayu dimudahkan dan segera ditemukan.

‎“Ada beberapa sesepuh, pupuhu yang berikhtiar, mungkin dengan melakukan doa. Tentunya memohon segera dibukakan, segera dipermudah untuk penemuan saudara Bayu yang diduga terjatuh ke sungai di jembatan penghubung Cipaku-Pamoyanan,” ujarnya.

‎Dimas menegaskan, upaya yang dilakukan warga tersebut tidak mengganggu proses pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Pencarian secara teknis tetap berjalan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan.

‎Ia bahkan mengapresiasi dukungan dan ikhtiar masyarakat yang ikut mendoakan keselamatan serta keberadaan Bayu.

‎“Jadi ini merupakan kearifan lokal. Mudah-mudahan ini juga menjadi bagian ikhtiar dari Tim SAR gabungan,” tuturnya.

‎Dimas menambahkan, pencarian korban tidak hanya dilakukan melalui upaya teknis, tetapi juga mendapat dukungan moral dan doa dari masyarakat serta keluarga.

‎“Tidak mengganggu secara teknis. Justru kami dari Tim SAR gabungan mengucapkan terima kasih. Ikhtiar kita lakukan, syare’atnya juga dilakukan, ikhtiar dan doa,” ungkapnya.

‎Menurut Dimas, setiap pihak memiliki cara masing-masing dalam membantu proses pencarian. Selama tidak mengganggu operasi SAR, dukungan tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya bersama agar Bayu segera ditemukan.

‎“Itu merupakan bagian dari doa. Masing-masing punya cara bagaimana caranya agar saudara Bayu ini bisa segera diketemukan,” tandasnya.

Berita Terkait

Berikan Komentar