Sky Bridge Stasiun Bogor-Paledang-Alun Alun Segera Dibangun
Mediabogor.co, BOGOR – Sky brigde yang menghubungkan Stasiun Bogor, Stasiun Paledang dan Alun-Alun Kota Bogor segera dibangun. Pembangunan sky brigde ini sudah memasuki tahap perencanaan dan ditargetkan selesai pada September 2023 mendatang.
“Jadi kita sampai dengan tahun depan insya Allah sudah bisa selesai ya. Sekarang karena kita sambil me-matching-kan lagi, tadi sudah oke, kita sudah bisa bongkar-bongkar di jalan. Tapi kalau di dalam, teman-teman sudah mulai ngukur-ngukur,” Kepala Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat Erni Basri kepada wartawan i Bogor, Kamis (20/10/2022).
Erni menyebutkan, sky bridge tersebut nantinya memiliki panjang 200 meter dengan lebar yang bervariasi. Di samping itu, sky bridge yang akan dibangun akan dibangun berkonsep modern dengan menyediakan eskalator, lift, dan tangga.
“Terus kita rencananya mau menggabungkan dengan di (eks) Matahari, nanti konsepnya akan kita bicarakan di situ dikembanhkan memaksimalkan UMKM bisa ikut di penataan ini dan pemanfaatan stasiun kita bisa lebih membumi lagi,” ungkapnya.
Terkait pembangunan fisik, kata dia, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat telah memiliki site office di sekitar lokasi pembangunan. Ditargetkan, pembangunan sky bridge dan penataan Stasiun Paledang selesai pada September 2023.
“Alat berat memang belum masuk, masih koordinasi dengan Daop untuk penataan penumpang. Masih persiapan. Tapi kita sudah kontrak, sudah berjalan. Targetnya September 2023 selesai. Karena ada (penataan) stasiun, bukan skybridge aja,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan secara umum paparan dan koordinasi antara Pemkot Bogor dan Balai Teknik Perekeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat berjalan baik. Pemkot Bogor dan Polresta Bogor Kota juga memberikan beberapa masukan.
“Kemudian juga ada langkah langkah yang harus lebih di matangkan terutama untuk koordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan pembangunannya tidak ada kendala,” ujar Dedie.
Dedie menyebutkan, Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Paledang akan dihapuskan asetnya. Tetapi bukan berarti sky brige sebagai penggantinya.
“Jadi kalau jembatan lama JPO lama rencana akan kita hapuskan yang asetnya, tetapi sky brigde yang sekarang ini bukan pembangunan pengganti, jadi kalau jembatan lama itu kita hapuskan semata mata karena memang secara teknis sudah tidak memadai lagi. Dari sisi derajat, kemiringan juga kurang memadai dan banyak problem lah di sana,” tuturnya.
Ia berharap, volume masyarakat yang kerap menggunakan JPO Paledang bisa dipindahkan konsentrasinya ke arah Alun-Alun Kota Bogor.
“Jadi dengan adanya bukaan di Alun-Alun kita harapkan tentu masyarakat yang keluar stasiun lebih bisa memanfaatkan area Alun-Alun. Karena kan lebih terbuka, lebih luas, lebih indah, apalagi nanti dari Alun-Alun, Stasiun Bogor, dan Stasiun Paledang itu kan bisa diakses dengan sky brigde,” harap Dedie.
Di samping itu, ia mengingatkan masyarakat, selama proses pembangunan akan ada mobilisasi alat berat. Baik pekerjaan maupun untuk membawa material.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bisa memahami bahwa kondisi ini (pembangunan sky brigde) semata mata adalah untuk dalam rangka membuat Kota Bogor menjadi lebih baik lagi ke depan,” tutupnya. (Zian)
Berikan Komentar