
Sky Bridge di Bojong Gede akan Mulai Dibangun April 2022, Dishub : 280 Meter Pembebasan
Mediabogor.co, BOGOR – Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Bogor menyebut, pembebasan lahan untuk membangun Skybridge atau jembatan layang penghubung terminal dengan stasiun Bojonggede seluas 280 meter.
“Luas tahan diarea terminal akan dibebaskan sekitar 280 meter. Insyaallah warga juga mendukung. Mudah-mudahan dapat sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” kata Sekertaris Dinas perhubungan kabupaten Bogor, Muslim Akbar, Jumat (11/3).
Ia menyebut, pembangunan Skybridge itu direncanakan akan dibangun pada April 2022 oleh oleh Badan Pengelola Taransportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Sementara, Direktur Prasarana BPTJ, Jumardi menyampaikan, pembangunan jembatan layang segera dilakukan setelah tahapan lelang selesai. Dalam situs resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kemenhub, proyek senilai Rp16,5 miliar itu sudah memasuki tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknisi, dan harga.
Tahapan lelang selanjutnya yaitu penetapan pemenang pada 15 Maret 2022, dan proses penandatanganan kontrak pekerjaan pada 28 Maret hingga 1 April 2022.
Dalam situs tersebut, ada tujuh perusahaan yang mengajukan harga penawaran beragam, mulai dari Rp13,2 miliar hingga Rp14,5 miliar.
Jumardi menyebutkan, pembangunan jembatan layang Bojonggede ini sepenuhnya dibiayai oleh APBN melalui anggaran BPTJ tahun 2022. Sementara Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk pembebasan lahannya.
“Keberadaan jembatan layang tersebut nantinya diharapkan akan dapat mengurangi kesemrawutan kondisi lalu lintas di sekitar Stasiun Bojonggede seperti yang terjadi saat ini,” terang Jumardi.
Jembatan layang penghubung terminal angkutan tipe C dengan Stasiun Bojonggede itu memiliki panjang 243 meter dan lebar 3 meter. Masing-masing sudutnya akan dilengkapi dengan area semacam aula.
Aula tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas eskalator, lereng untuk penyandang disabilitas, toilet, dan mushala. Kemudian, khusus aula di bagian stasiun ada tambahan fasilitas berupa ruangan loket dan gerbang taping atau perekaman. (Mug)
Berikan Komentar