Sejumlah Guru Honorer (FKHK2) Datangi Gedung DPRD Kota Bogor Tagih Janji Walikota Bogor
Sejumlah Guru Honorer (FKHK2) Datangi Gedung DPRD Kota Bogor Tagih Janji Walikota Bogor
Mediabogor.com, BOGOR -Sejumlah guru honorer yang tergabung di Forum Komunikasi Honorer Kategori 2 Kota Bogor (FKHK2) datangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Bogor, untuk melakukan aksi unjuk rasa dan menolak adanya tes CPNS Umum 2018, Kamis (20/9/18).
Sebanyak 498 orang yang terdaftar di FKHK2 menentang adanya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 36 Tahun 2018 mengatur syarat administrasi bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks tenaga honorer kategori II berusia maksimal 35 tahun pada 1 Agustus 2018. Selain itu, pelamar tersebut harus aktif bekerja. secara terus menerus sampai sekarang.
Belum sempat melangsungkan orasi, ratusan guru dipanggil untuk melakukan mediasi oleh beberapa badan kehormatan DPRD Kota Bogor diantaranya Najamudin Anggota Komisi IV, yang membidangi kesejahteraan rakyat, Ahmad Aswandi, Ketua Komisi 2, Zaenal Muttaqin Anggota Komisi 1 DPRD kota Bogor untuk menggelar diskusi di gedung ruang sidang Paripurna.
Ade ismail selaku ketua Forum Komunikasi Honorer Kategori 2 Kota Bogor menuntut 3 poin diantaranya tuntutan yang disampaikan disini. Pertama, tunda tes CPNS sampai revisi UU ASN di sahkan. Kedua, utamakan K2 yang sudah mengabdi puluhan tahun untuk diangkat menjadi PNS. Dan yang ke tiga, perhatikan nasib para guru honorer K2 di Kota Bogor.
Selain itu menurut Ade, bahwasanya guru honorer K2 ini sudah memiliki kontrak politik dengan walikota Bogor, yaitu Bima Arya Sugiarto.
“Saya harap pak Walikota bisa menunda dulu tes CPNS 2018 di Kota Bogor.
Lebih lanjut Ade Ismail pun menegaskan dirinya dan FKHK2 akan melancarkan aksi demo lanjutan jika tuntutannya tidak dipenuhi oleh Walikota Bogor Bima Arya.


Berikan Komentar