Satu Karung Berisi KTP-el Berceceran Dijalan Wilayah Kemang Kabupaten Bogor

Satu Karung Berisi KTP-el Berceceran Dijalan Wilayah Kemang Kabupaten Bogor

MediBogor.com, Bogor- Terkait dengan ditemukan tumpukan KTP-el (Kartu Tanda Penduduk) berserakan di Jl. Salabenda Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/5/18) satu hari lalu.

Pasalnya, telah jatuh hingga tercecer di jalan raya, yang di duga berasal dari satu unit mobil pick up warna biru (engkel) nopol belum di ketahui yang isinya satu karung berisi KTP-el.

Mobil engkel dari arah Kota Bogor menuju arah parung dengan membawa karung atau kemasan KTP di taruh belakang (bak) tanpa sadar pengaruh angin dan kencang mobil melaju sehingga mengakibatkan berhamburan ke jalan,” ucap (UG) salah satu saksi mata, warga sekitar.

“KTP mulai terjatuh di mulai dari Kayu Manis sampai pertigaan Salabenda” kemudian (UG) sempat membantu membersihkan KTP-el yang tercecer dan sempat membaca KTP-el tersebut, setelah KTP-el sudah di masukkan ke mobil mobil terus berangkat ke Parung, Gunung Sindur.

Menurut (UG) rata-rata dari jumlah KTP-el tersebut dan dengan masa berlaku 2012 s/d 2017 domisili wilayah palembang dan padang.

Sementara itu Dirjen Disdukcapil Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan klarifikasi, Sesditjen Dukcapil I gede Suratha, sudah melakukan Pengecekan di lapangan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa KTP-el yang tercecer tersebut adakah KTP-el rusak/invalid dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara, di daerah Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor.

Semua KTP-el yang jatuh dari mobil pengangkut sudah diamankan bersama masyarakat dan dikembalikan ke mobil pengangkut untuk. Selanjutnya dibawa ke Gudang Penyimpanan di Semplak, disaksikan oleh petugas kemendagri yg ditugaskan melaksanaksn pemindahan barang dari Pasar Minggu ke Semplak,” paparnya.

Lanjut Zudan Arif menegaskan, KTP-el rusak atau invalid yang dibawa ke Semplak sebanyak satu dus dan 1/4 (seperempat) karung (bukan ber karung karung). Jumlahnya kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya.

Saat ini permasalahan ditangani Polres Kabupaten Bogor dan rencananya pagi ini beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan Sopir akan diminta keterangan,” tegasnya.

Untuk itu saya mohon bantuan Bapak Ibu dan rekan-rekan bila ada link berita atau foto-foto, status di medsos berkenan menyampaikan klarifikasi saya ini agar masyarakat luas mendapatkan penjelasan yang resmi dan yang sebenarnya,” imbuhnya.

Berita Terkait

Berikan Komentar