Rawan Kebakaran, Satlantas Polres Bogor Kota Ramcek Sejumlah Angkot
Mediabogor.co, BOGOR – Kerap terjadi kebakaran angkot di Kota Bogor dalam beberapa waktu terakhir. Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota melaksanakan pengecekan kendaraan (ramcek) angkutan kota yang beroperasi di wilayah Kota Bogor.
Kegiatan ini dilakukan di depan dealer mobil di Jalan Pajajaran, Kota Bogor. Dalam kegiatan tersebut beberapa unit angkutan kota atau angkot berhasil terjaring dan dilakukan pemeriksaan oleh mekanik dari bengkel resmi yang bersertifikasi.
Kepala Satlantas Polresta Bogor Kota Komisaris Polisi Galih Apria menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Bogor dan beberapa bengkel kendaraan. Kegiatan tersebut ditujukan untuk kelayakan angkot.
“Harapanya adalah untuk mengurangi dan menghindari potensi-potensi kebakaran ulang yang terjadi kepada angkot beberapa hari yang lalu. Ternyata kami lihat juga dibeberapa lokasi lain juga terjadi kebakaran serupa,” kata Galih di lokasi, Selasa (26/7/2022).
Galih menilai pengecekan kendaraan yang di lakukan petugas itu di antaranya pemeriksaan bagian mesin dan kelistrikan kendaraan. Selain itu, mekanik juga melakukan pemeriksaan bagian rem, kemudi dan ban angkot.
Dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya beberapa mesin yang mengalami kebocoran oli dan jalur kabel yang terkelupas yang harus diperbaiki.
“Tadi dari bengkel sudah menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang berpotensi menyebabkan kebakaran tersebut, salah satunya adalah kelistrikan ataupun kebocoran oli dan (kendaraan) jarang diservice,” ujarnya.
Oleh karenanya, pihaknya selain melaksanakan ramcek angkot secara gratis juga mengimbau kepada pemilik ataupun sopir angkot untuk rutin melakukan pengecekan pada kendaraannya.
Dalam kesempatan itu juga , Ia juga memberikan bantuan vitamin untuk mendukung profesi sopir angkot.
“Kami juga mengimbau kepada sopir angkot khususnya trayek di Kota Bogor agar terus mengecek, care terhadap angkotnya. Sehingga bukan saja kepentingan keselamatan diri sendiri tapi juga kepentingan penumpang lainya,” pungkas Galih. (andi)
Berikan Komentar