Puluhan Anak Punk Digiring Pol PP, Dinsos Bogor Tak Punya Tempat

Puluhan Anak Punk Digiring Pol PP, Dinsos Bogor Tak Punya Tempat

Mediabogor.com, BOGOR – Kurang dari 24 jam sesudah laksanakan operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) yang tertuju dengan menjaring para PSK dan Waria malam tadi. Kali ini SatPol-PP yang di pimpin oleh Kasat Pol-PP Herry Karnadi menjaring puluhan anak Punk dan pengamen diwilayah Kota Bogor. Selasa (31/07/18)

Dalam Razia kali ini dilakukan sebanyak enam titik yaitu Warung Jambu, Kebon Pedes, Baranangsiang, Tugu Kujang, Jalan Sambu dan BTM.

Kasat Pol-PP Herry Karnadi menyatakan bahwa 24 orang berhasil diamankan dan dikumpulkan di Balaikota untuk shock therapy.

“Razia anak Punk hari ini dibantu oleh dishub tadi di BTM karena yang kita sasar anak Punk yang ngamen di dalam angkot,” katanya.

Karena tidak adanya tempat untuk menampung para anak jalanan yang terjaring, Herry Karnadi hanya memberikan hukuman berupa push-up dan membersihkan halaman Balaikota.

Lanjutnya Herry menegaskan, di Dinsos itu terus terang saja tidak ada tempat buat mereka, yang ada hanya untuk anak jalanan, anak kecil dan psk, nah yang tatoan dan punk itu tidak ada tempat buat rehabilitasi mereka.

Padahal sesuai Undang-Undang Dasar 1945 pasal 34 telah mengamanatkan bahwa “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berikan Komentar