Pemdes Bantarsari Adakan Sayembara Duta Covid-19

Mediabogor.co, BOGOR – Kepala Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor Lukmanul Hakim, angkat suara soal penghargaan yang diterimanya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, atas kinerjanya dalam memerangi covid-19 di wilayah.

Orang nomor wahid di Desa Bantarsari itu mengaku, jika penghargaan yang diterimanya merupakan buah dari soliditas pemerintah desa dalam memerangi covid-19.

“Penghargaan ini juga berkat semua tim yang ada di desa dengan semua stakeholder di desa semoga kedepannya kita bisa terus menekan angka covid-19 di desa,” katanya (3/3/2021).

Penghargaan tersebut, juga memicu pihaknya untuk terus berusaha semaksimal mungkin dalam memerangi covid-19.

“Ini adalah bagian dari motivasi kami untuk terus melakukan inovasi dalam memerangi covid-19 di wilayah. Penghargaan ini juga merupakan pecut semangat buat kami untuk lebih baik lagi,” akunya.

Tak hanya itu, Pemerintah Desa Bantarsari juga berencana, bakal memberikan penghargaan, kepada mereka yang peduli dalam memerangi covid-19.

“Kami juga akan berikan apresiasi kepada siapapun, baik itu lembaga, masyarakat, karang taruna, RT, RW, PKK dan kepada siapapun masyarakat kami, yang memang paling maksimal dalam penanganan covid-19 di wilayah. Jadi sistemnya seperti duta covid-19,” ungkapnya.

Pemerintah Desa Bantarsari juga mengaku akan memberikan apresiasi tinggi, kepada Duta Covid-19 Desa Bantarsari. “Kita akan berikan penghargaan berupa piagam penghargaan Duta Covid-19 Desa Bantarsari, dan uang tunai sebagai bentuk apresiasi. Atau bisa juga kita berikan sesuatu yang memang barang tersebut dibutuhkan pemenang Duta Covid-19,” bebernya.

Disinggung soal mekanisme penilaian, nantinya penilaian bakal dilakukan melalui grup diskusi penanganan covid-19 di level RT hingga Desa. “Kita buat grup diskusi untuk mempermudah pemantauan dan penilaian mulai dari RT hingga RW. Jadi saat ada kasus covid-19 di wilayah bisa langsung ditangani secara maksimal, sambil kami pantau untuk calon pemenang Duta Covid-19 Desa Bantarsari,” tuturnya.

Setidaknya ada beberapa kriteria yang nantinya akan jadi bahan penilaian. Seperti responsifitas terhadap kasus covid-19, aktif dalam melakukan edukasi hingga aktif dalam penanganan covid-19.

“Penilaiannya kami lakukan sejak awal Maret ini, dan akan kami umumkan pada April mendatang,” tutupnya. (Wisnu)

Berita Terkait

Berikan Komentar