Mudik Gratis Lebaran di Gulirkan, Warga Bogor Tersenyum Bisa Pulang Kampung

Mediabogor.co, BOGOR – Posko pelayanan mudik gratis dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai ramai di datangi calon pemudik yang di buka di Halaman Parkir Dishub Kota Bogor, Jalan Raya Tajur, Kota Bogor.

Perwakilan Kementerian Perhubungan, Elfhad mengatakan, mudik gratis ini kembali merupakan program dari Kemenhub RI dari tahun ke tahun. Hanya saja karena ada Covid-19 program tersebut terhenti dan mulai kembali tahun ini.

“Sebetulnya program ini sudah dua tahun berjalan, cuma karena ada Covid-19, jadi kita istirahatkan dulu,” kata Elfhad kepada wartawan, Rabu (20/2/4/2022).

Secara teknis, kata Elfhad, mudik gratis ini diberangkatkan dari Jabodetabek hingga Provinsi Jawa Tengah. Namun karena ada arahan dari Menteri Perhubungan maka pemberangkatan mudik tersebut ditambahkan ke Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat.

“Untuk pendaftarannya menggunakan sistem online dan tempat untuk validasi hingga cetak tiket kita lakukan di sini (Dishub Kota Bogor), dan juga Dishub Kabupaten Bogor, sehingga pengambilannya dilakukan secara manual atau datang langsung,” kata dia

Elfhad menuturkan semenjak dibuka pendaftaran pada 10 April 2022 lalu, jumlah calon pemudik sudah mencapai kurang lebih 150 orang. “Untuk data pastinya kita belum tahu berapa, masih di rekap dan tiap harinya selalu ada yang mendaftar,” katanya.

Lebih lanjut Elfhad, menjelaskan, link pendaftaran untuk mudik ini terbuka untuk masyarakat umum, artinya bukan hanya warga kota maupun kabupaten Bogor saja, melainkan dari luar Bogor juga bisa, termasuk kouta peserta pun tidak dibatasi.

“Khusus pemberangkatan mudik di terminal Baranangsiang Kota Bogor, kita menyediakan 5 bus dan apabila ada kekurangan ya kita tambah. Ada jadwalnya. Sedangkan untuk pemberangkatannya tanggal 29 April 2022 mendatang,” jelasnya.

Bus yang disediakan dalam program ini, kata Elfhad, merupakan Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), dengan total sebanyak 15 Bus dari Kota Bogor. “Tapi kita juga belum tahu, apakah di sini banyak jumlah pemudiknya. Kalau banyak, ya kita tambah busnya,” tandasnya. (Andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar