Gelontorkan Anggaran 2,8 Miliar. Pemkot Bogor Bangun Kantor Kelurahan Kebon Pedes
Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana akan membangun kantor kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal dengan konsep Green Building atau ramah lingkungan dengan anggaran 2,8 miliar.
“Kita mau memulai sebuah langkah baru terutama memastikan bahwa pembangunan kantor pemerintahan itu konsepnya Green building,” ujar Wakil Walikota Bogor, Dedie Rachim kepada wartawan pada Jumat (16/2/2024).
Dedie mengatakan pembangunan kantor pemerintahan dengan konsep ramah lingkungan itu, pihaknya menggandeng PT. Pandu Raksa memberikan gambaran tentang konsep Green Building tersebut.
“Makanya hari ini kita undang salah satu ahli yang mungkin selama ini berpengalaman di dalam pembangunan Green building yaitu PT. Paduraksa Konsultan yang akan memberikan kita gambaran tentang bagaimana konsep Green building itu bisa di terapkan untuk kantor kantor Pemerintahan,” katanya.
Menurutnya, konsep green building ini diambil untuk memastikan efisiensi energi dan memanfaatkan sumber daya air, termasuk air hujan. “Jadi bukan hanya hemat energi, tapi harus juga bisa memanfaatkan sumber daya air yang ada termasuk air hujan,” ujarnya.
Konsep Green building itu perkantoran pemerintahan tidak lagi bergantung kepada jaringan PLN.
“Kedepan itu tidak lagi tergantung kepada jaringan PLN tetapi dilaksanakan secara mandiri melalui panel surya. Yang pasti sirkulasi udara dan juga efisiensi ruang itu bisa di optimalisasikan semaksimal mungkin,” ujarnya.
Ia menerangkan pembangunan kantor Kelurahan Kebon Pedes itu akan dilaksanakan pertengahan tahun ini diatas lahan seluas 1.900 meter.
“Kita akan coba mulai pembangunan tahun ini yang akan memadukan Green building dengan konsep kolonial supaya nantinya menjadi percontohan pembangunan kantor kantor Pemerintahan masa depan,” terang dia.
“Lokasinya di jalan Blender eks kandang sapi yang sudah lama tidak termanfaatkan, sekarang sudah dibersihkan dan tinggal dilakukan perencanaan dan lelang serta pelaksanaan tahun ini dan selesai di akhir tahun,” katanya.
Sementara, Tenaga ahli PT. Panduraksa konsultan, Adi Indra Hadiwijaya mengatakan, dalam perencanaan pembangunan kantor Kelurahan dengan konsep Green building ini untuk menghemat biaya pengadaan energi. Pertama energi pencahayaan, penghawaan dan pengadaan air.
“Kalau untuk penghawaan kita sangat menghindari AC dengan menggunakan pentilasi alami, kalau masih kurang kita menggunakan heksos,” kata dia.
“Kalau untuk pengadaan listrik kita gunakan teknologi sederhana dan umum yaitu timer di MCB supaya betul betul terkendali penggunaan listrik,” sambungnya.
Ia mengatakan, energi sumber daya air, pihaknya akan menggunakan penampungan air hujan, dengan sistem tampung ke sebuah tabung.
“Semoga penggunaan tampungan air hujan ini bisa populer di masyarakat sehingga kita betul betul bisa mengurangi banjir karena jumlah air yang berjalan ketika musim hujan dipermukaan tersimpan dan termanfaatkan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Ditempat yang sama, Camat Tanah Sareal Aditya Buana Karana menambahkan pembangunan kantor Kelurahan Kebon Pedes dengan konsep Green building menjadi pilot projek di kota Bogor.
“Anggaran yang akan digunakan sebesar Rp2,8 miliar dengan rencana pembangunan satu lantai. Pembangunan kantor kelurahan dengan konsep gren building ini untuk efisiensi dan memanfaatkan kemampuan yan kita miliki supaya lebih optimal,” tutupnya. (Andi)
Berikan Komentar