BTL Untuk UMKM Malah Jadi Ajang Berkerumun Penerima

Mediabogor.co,.BOGOR- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sedang gencar-gencarnya mengkampayekan imbauan disiplin dan jalankan Protokol Kesehatan Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Membatasi mobilitas dan Interaksi, Menjauhi krumunan (5 M)

Namun, berdasarkan pantauan Mediabogor.co, terlihat kerumunan warga di beberapa lokasi kantor cabang BRI. Salah satunya di lapangan sepak bola, (outdoor) yang di tunjuk sebagai tempat penyaluran bantuan kepada para pelaku UMKM.

Menyikapi hal itu Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim nyatakan, dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak Bank BRI dan meminta perbaiki sistem antrian.

“Sudah dikoordinasikan dengan Bank BRI. Kita minta diperbaiki sistem antreannya,” kata Dedie, dalam pesan tertulisnya, Kamis (15/4/21).

Sementara itu, salah satu anggota DPRD komisi lV Sri Kusnaeni sangat khawatir dalam antrean Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) itu adanya cluster baru covid-19.

“Mestinya dinas terkait berkoordinasi dengan pihak Bank penyalur dan dibuat sistem yang baik, misalnya di shift atau bisa di bagikan per kelurahan saja,” ucap Politisi PKS ini.

“Apalagi sekarang bertepatan dengan bulan Ramadhan, kasihan rakyat kecil ngantri berpanas- panasan,” imbuhnya.

Sementara salah satu penerima bantuan yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, dirinya datang dari subuh tepatnya sudah sholat subuh, akan tetapi masih aja belum bisa mendapatkan antrean.

“Jauh-jauh dari Ciapus padahal saya penerima bantuan ke 2 bukan yang baru mengajukan. Ini kalau bisa dilihat banyak yang baru mengajukan, apalagi di GOR ini bisa langsung cair beda sistem nya sama di kantor-kantor cabang BRI nunggu beberapa hari baru bisa cair,” ujar dia.

“Katanya sih Meraka ini banyak dari warga luar kota Bogor juga, datang mulai dari jam 3 pagi pas sahur pun mereka lakukan disini, agar dapat antrean cepat, karena di sini kouta setiap harinya 400 penerima,” keluhnya. (Nick)

Berita Terkait

Berikan Komentar