Bawaslu Kota Bogor Pastikan Kotak Suara di Setiap TPS sudah Steril, Ini Alasanya

Mediabogor.co, BOGOR  – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor, merilis hasil pengawasannya terkait pendistribusian logistik pemilu saat tiba di Kota Bogor, hingga proses pendistribusian logistik dari gudang KPU ke TPS melalui kecamatan dan kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Bogor.

Anggota Bawaslu Kota Bogor Salman Alffarisi mengatakan, pendistribusian logistik pemilu itu ada dua tahap. Pertama, saat logistik tiba dari percetakan ke Kota Bogor yang kemudian disimpan ke gudang KPU yang berada di dua tempat berbeda, yakni di Jalan Sudirman dan Soleh Iskandar.
“Jadi, saat logistik datang ke gudang KPU itu  kami selaku PIC Logistik Bawaslu ikut melakukan penjemputan ke percetakan untuk menyaksikan atau mengawasi langsung logistik yang akan dibawa ke Kota Bogor, hingga diturunkannya logistik dari truk sampai ke dalam gudang KPU,” kata Salman Alffarisi kepada wartawan, Senin (12/2).
Ia menyebutkan, dari setiap jenis surat suara pemilu itu di cetak di empat percetakan berbeda, dimana untuk jenis surat suara DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Barat di cetak di PT Temprina Media Grafia, Nganjuk, Jawa Timur. Kemudian, jenis surat suara DPD RI Dapil Jawa Barat di percetakan PT Gramedia Site Cikarang dan jenis surat suara DPRD Kota Bogor di PT Gramedia Site Palmerah, DKI Jakarta. Sementara jenis surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden dicetak di PT Gramedia Printing unit Bandung, Jawa Barat.
“Jadi kami ikut menjemput logistik dari percetakan sampai ke gudang KPU Kota Bogor. Kita ingin pastikan, karena surat suara adalah modal utama hak konstitusional yang harus kita jaga,” ujar dia.
Lebih lanjut dikatakan Salman, pengawasan bukan hanya disaat pendistribusian logistik saja, tetapi pada saat proses sortir lipat di gudang logistik pihaknya pun intens melakukan pengawasan.
“Nah, dalam pengawasan proses sortir lipat surat suara dan setting serta packing kotak suara, kami menemukan cukup banyak surat suara yang rusak, serta jumlah surat suara dengan kondisi baik dalam satu box yang tidak sesuai jumlah dalam dokumen ekspedisi, sehingga kami menyampaikan saran perbaikan untuk segera meminta kekurangan surat suara dimaksud, sekaligus adanya penggantian surat suara yang rusak ke pihak percetakan dan kami pun ikut juga ke percetakan untuk mengawasinya secara langsung,” jelasnya.
Dia menuturkan, kebutuhan logistik untuk semua jenis surat suara di Kota Bogor sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang berjumlah 817.283, plus 2% penambahan dari total DPT. Sedangkan, kotak suara untuk disebar di TPS semuanya 14.565 buah dan bilik suara 11.652 unit.
Setelah diberi saran perbaikan untuk meminta adanya penggantian surat suara, maka semua logistik yang tersimpan di gudang KPU saat ini sudah masuk kedalam tahap kedua, yaitu tahap pendistribusian surat suara ke TPS melalui kecamatan dan kelurahan se-Kota Bogor.
“Pendistribusian surat suara ke gudang logistik yang berada di kecamatan itu sudah berlangsung sejak tanggal 7 dan 8 Februari kemarin, dan dilanjutkan ke masing-masing kelurahan, yang kemudian di kirim ke TPS pada tanggal 13 Februari 2024 atau di H-1 sebelum hari pencoblosan,” pungkasnya. (Ery)

Berita Terkait

Berikan Komentar