Adanya Aksi Tawuran, KPAI: Ini Sebenarnya Tanggung Jawab Orangtua
Adanya Aksi Tawuran, KPAI: Ini Sebenarnya Tanggung Jawab Orangtua
Mediabogor.id, BOGOR – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat Bidang Pendidikan, Retno Listyarti menegaskan,
terjadinya aksi tawuran di Kota Bogor pada malam minggu lalu, karena lemahnya pengawasan dari orangtua.
“Ini sebenarnya tanggung jawab orangtua di rumah. Karena pandemi ini pasti mereka belajar dari rumah, masa mereka bisa kumpul-kumpul,” katanya saat melakukan peninjauan di SMPN 7 Kota Bogor, Rabu (12/08/2020).
Ia mengatakan, warga juga seharusnya berperan dengan segera melapor ke polisi bila melihat sekumpulan anak-anak yang mencurigakan,”Pasti kan mereka membawa senjata tajam, nah harusnya warga curiga dan segera melapor ke polisi,” tambahnya.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bogor untuk menindaklanjuti kasus ini, mengingat para pelaku juga masih di bawah umur,”Yang pasti kami minta pengawasan orangtua untuk lebih ditingkatkan,”tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kasus tawuran pelajar di Kota Bogor kembali memakan korban. Seorang pelajar SMK Tekindo Bogor, MFH (17) tewas setelah dibacok dalam tawuran tersebut.
Peristiwa tawuran terjadi di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Minggu (2/8/2020) pukul 01.30 WIB. Awalnya Kelompok siswa SMK Tekindo Bogor janjian dengan kelompok siswa SMKN 4 Bogor untuk melakukan aksi tawuran. (Yat)
Berikan Komentar