5 Unit Rutilahu di Desa Leuwimekar Sudah Berjalan 50 Persen

Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Desa Leuwimelar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor bangunkan 5 unit rumah tidak Layak huni ( Rutilahu) di wilayah Desa Leuwimekar.

Pembangunan rutilahu di fokuskan kepada warga yang rumahnya sudah tidak layak huni  untuk di tempati yang belum tersentuh oleh bantuan apa pun, salah satunya rumah milik Pak Enoh.N ( 57) buruh harian lepas yang tinggal di kampung setu RT 01/RW 06, Desa Leuwimekar.

Keluarga ini sudah lama berharap bisa tinggal di rumah yang layak, namun karena kondisi keuangan keluarga dan di tambah lagi dengan kondisi fisik rumah pak Enoh. N sangat menghawatirkan dan akhirnya harapan itu belum bisa terwujudkan. 

“Aisyah janda ( 60) yang tinggal anak dan cucunya warga kampung Setu Tonggoh, Rt 01,Rw 05, cuma bisa berharap adanya bantuan untuk renovasi, karna rumah yang ibu tempati sudah lapuk di makan usia hampir satu setengah tahun, untuk kebutuhan sehari-hari kami mengandalkan bantuan dari pemberian anak yang kerja sebagai buruh harian lepas di daerah Leuwimekar” curhat bu Aisyah.

Sementara itu, sekertaris Desa (Sekdes) Ade Umyana mengatakan, di Desa Leuwimekar masih banyak rumah warga yang tak layak huni dan belum tersentuh oleh bantuan, sehingga lebih memprioritaskan bagi rumahnyanya yang benar-benar mengkhawatirkan.

“Untuk desa Leuwimekar terkait dengan rutilahu memang masih sangat banyak, jumlahnya hampir 125 unit, namun kami selaku pemdes akan tetap berusaha semaksimal mungkin agar permasalahan ini bisa teratasi satu persatu,” ungkapnya. ( 6/12/2021).

Lebih jauh Sekdes Ade Umyana mengatakan, terkait dengan keluarga pak Enoh. N yang rumahnya sudah lapuk dan tak layak lagi untuk di tempati, makanya, saya bersama dengan lembaga desa berinisiatif untuk memprioritaskan yang benar-benar kondisi rumahnya sangat memprihatinkan.

“Alhamdulillah, hari ini kami pemdes Leuwimekar 5 unit Rutilahu berjalan sudah mencapai 99 persen pembangunan nya, kami juga mengharapkan Pemerintah Kabupaten Bogor bantuan rutilahu yang di saluran lebih banyak sehingga rutilahu uang ada di desa Leuwimekar bisa terealisasi,” pungkasnya. ( Agil).

Berita Terkait

Berikan Komentar