Penjualan Masker di Cibinong Naik Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Stok Duckbill Mulai Langka
Mediabogor.co, BOGOR – Penjualan masker di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, mulai meningkat setelah abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar sejak Minggu (6/9/2026) dini hari.
Salah satu pedagang masker di Cibinong, Ayu (32), mengatakan peningkatan penjualan mulai terasa sejak kabar abu vulkanik ramai diperbincangkan.
Menurut Ayu, stok masker yang tersedia saat ini mulai menipis. Jenis yang paling banyak dicari pembeli adalah masker duckbill.
“Pokoknya stoknya di sini udah abis, tinggal ini aja duckbill yang susah. Soalnya duckbill yang paling banyak dicari,” kata Ayu, Senin 7 September 2026.
Meski permintaan meningkat, Ayu menyebut harga masker yang dijualnya masih normal dan belum mengalami kenaikan.
“Kalau saya masih harga normal dari kemarin, yang Duckbill yang bagus itu yang Onemed Rp25.000 saya ngejualnya. Itu juga harga biasa sebelum ini,” jelasnya.
Harga tersebut merupakan harga untuk satu kotak masker. Sementara masker jenis KF masih dijual sekitar Rp10.000.
Ayu mengatakan kendala saat ini lebih kepada ketersediaan barang. Stok di gudang juga disebut mulai sulit didapat karena produksi masker tidak sebanyak saat pandemi COVID-19.
“Kadang ada yang stok kosong. Namanya bukan produksi Corona kayak kemarin-kemarin kan, pabrik pasti enggak terlalu ini banget produksinya,” ungkapnya.
Dalam beberapa hari terakhir, stok masker yang tersedia di tokonya juga disebut sudah banyak terjual.
“Kurang tahu sih. Pokoknya dus-dusan yang kemarin-kemarin itu udah keluar semua kalo engga salah satu kodi, dus-dusan,” sebutnya.
Ayu menegaskan, kondisi saat ini berbeda dengan awal pandemi. Saat itu masker sempat langka dan harganya ikut melonjak, sedangkan sekarang harga masih relatif normal meski stok duckbill lebih sulit diperoleh.
“Iya kayak awal korona, waktu awal korona mah langka ya, kalo sekarang masih harga normal kayak kemaren-kemaren trus juga masker dukcbill kan waktu awal-awal corona itu Rp5 ribu 2 biji,” tutupnya.
Berikan Komentar