Akhirnya di Perbaiki! Jembatan Leuwi Tarik Ditutup 4 Bulan, Akses Warga Dialihkan ke Cipinang Gading dan BNR

Mediabogor.co, ‎BOGOR – Warga yang biasa melintasi jalur penghubung Kelurahan Ranggamekar dan Batutulis harus mencari rute alternatif. Jembatan Leuwi Tarik mulai ditutup menyusul dimulainya proyek renovasi yang ditargetkan berlangsung hingga akhir tahun 2026.

‎Penutupan akses tersebut diberlakukan mulai 26 Agustus hingga 31 Desember 2026. Proyek yang dikerjakan PT Semesta Royal Pelita itu dibiayai melalui APBD Kota Bogor dengan pagu anggaran mencapai Rp1,2 miliar.

‎Lurah Ranggamekar, Amir Santoso, mengatakan renovasi jembatan tersebut menjadi salah satu kebutuhan yang telah lama diperjuangkan masyarakat. Bahkan, pengajuan pembangunan telah disampaikan pihak kelurahan sejak 2023.

‎”Alhamdulillah, pengerjaan renovasi jembatan Leuwi Tarik sebagai jalan penghubung Kelurahan Ranggamekar dan Batutulis ini dapat terealisasi. Sebelumnya, pihak Kelurahan Ranggamekar sudah mengajukan pembangunan ini sejak 2023,”ujar Amir, Rabu (26/8/2026).

‎Menurutnya, penutupan sementara tidak dapat dihindari demi kelancaran proses pembangunan. Karena itu, masyarakat diminta menggunakan jalur lain selama pekerjaan berlangsung.

‎Amir menyebut sejumlah akses alternatif yang dapat digunakan warga di antaranya melalui Jalan Cipinang Gading dan kawasan perumahan BNR.

‎”Saya meminta maaf dan mengimbau kepada warga karena akses perjalanan akan terganggu selama empat bulan ke depan. Saya mengimbau agar warga bersabar dan selama pengerjaan dapat melintasi jalan lain,” katanya.

‎Renovasi ini sekaligus akan mengubah bentuk dan konstruksi jembatan. Jembatan lama yang selama ini menggunakan konstruksi gantung akan dibongkar dan digantikan dengan struktur beton.

‎Tak hanya lebih kokoh, jembatan baru juga dirancang memiliki dua lajur sehingga diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas warga yang melintas dari Ranggamekar menuju Batutulis maupun sebaliknya.

‎”Rencananya jembatan lama akan dihilangkan dan diganti dengan jembatan beton. Jembatan juga akan dibuat dua lajur sehingga mempermudah warga untuk melintas tanpa harus melakukan buka-tutup,” jelasnya.

‎Ia berharap setelah pekerjaan rampung, keberadaan jembatan baru dapat memberikan akses yang lebih aman, nyaman, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di kedua wilayah tersebut.

Berita Terkait

Berikan Komentar