Penyebab Temuan BPK Rp 600 Juta, Kadis Diaspur : Kontraktor Tidak Merinci Pembelian Barang

Mediabogor.co, BOGOR – Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diaspur) Kota Bogor mengakui telah memperhitungkan semuanya dalam proyek pembangunan gedung perpustakaan di Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor. 
 
Diketahui, hasil temuan itu terkait kelebihan pembayaran proyek pembangunan gedung Perpustakaan Daerah Kota Bogor tahun 2021 senilai Rp600 juta ke kontraktor, dalam hal ini PT Artikon Dimensi Indonesia. Dimana di laporannya ada kelebihan anggaran dalam proyek yang memakan anggaran Rp 14,1 Miliar. 
 
Kepala Bidang Perpustakaan Kota Bogor, Satia mulya menjelaskan, kelebihan anggaran terjadi karena sang kontraktor tidak merinci belanja barang. Sehingga itu menjadi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat. 
 
“Padahal sudah saya ingatkan kontraktor, tolong untuk belanja barang dan segala macam siapkan karena untuk BPK itu sama inspektorat pasti larinya ke belanja barang,” ujarnya
 
Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diaspur) Kota Bogor, Agung Prihantono mengatakan bahwa perhitungan antara BPK dan pihaknya agak berbeda. 
 
“Jadi gini, biasanya kan kalo perhitungan versi kita dengan konsultan dan kontraktor kan memang seperti itu 100 persen. Tetapi biasanya perhitungan BPK itu ada kekurangan-kekurangan, itu biasa terjadi di proyek. Makanya pengembalian pengembalian itu sudah wajar,” kata Agung, Jumat (22/07/2022). 
 
Agung, menilai komponen semuanya ada. Contohnya kalo versi kita, beli bata itu misalnya 1 setengah, tapi kalau pembelian tidak bisa seperti itu harus beli 1 komponen.
 
“Nah itu yang dihitung oleh BPK, Intinya beda perhitungan saja,” tandasnya.(Andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar