Wapres Kunjungi Kampung Batik, Berikan Bantuan Sebesar 5 Juta Bagi Perajin Batik
Mediabogor.co, BOGOR – Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin mengunjungi Kampung Batik yang ada di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Kedatangan orang nomor dua di tanah air ini ingin melihat secara langsung produksi batik dan sekaligus memberikan bantuan modal usaha bagi perajin batik sebesar 5 juta yang di saluran melalui Badan Amil Zakat Infak Sedekah ( Baznas)
Didampingi Wakil Walikota Bogor Dedie Rachim, Ketua Baznas Noor Achmad, Wapres KH Ma’ruf Amin memilih berjalan kaki menuju lokasi yang disambut masyarakat yang menunggunya.
“Kita kedatangan wakil presiden, untuk meninjau kampung Batik Cibuluh, Bogor Utara, Kota Bogor. Alhamdulillah sangat berkenan, karena melihat ciri khas batiknya yang semakin menarik,”ketua Baznas Noor Achmad, kepada wartawan, Rabu (8/6/2022).
Ketua BaznasNoor Achmad mengatakan, kedatangan KH Ma’ruf Amin untuk menyerahkan bantuan permodalan yang berasal dari Baznas kepada 40 para pengrajin batik Cibuluh. Masing-masing pengrajin menerima bantuan sebesar Rp5 juta.
“Dengan bantuan permodalan) Insya Allah mereka akan lebih meningkatkan kualitas, seperti diharapkan Wapres agar ada inovasi baru. Disamping dengan lokal wisdem, sekaligus ada inovasi baru,”katanya.
Permintaan lainnya, kata dia, KH Ma’ruf Amin menginginkan ada inovasi lain tak hanya memproduksi batik tetapi juga fashion. Dan mendorong agar pemasaran batik di Cibuluh go internasional.
“Wapres sangat tertarik dengan batik yang ada disini (Cibuluh). Indikatornya, KH Ma’ruf memborong lima batik, berarti beliau sangat tertarik batik Cibuluh,”ujarnya.
Ia menjelaskan, selama tiga tahun terakhir Baznas melakukan pendampingan terhadap para pengrajin batik Cibuluh, dan mendorong agar tak hanya piawai dalam memproduksi batik melainkan mampu menjadikan sentra tersebut menjadi destinasi wisata.
Oleh sebab itu, Baznas sendiri kedepannya akan mengembangkan replikasi kampung batik serupa di beberapa tempat. Meski yang eksisting saat ini berada di tiga tempat, pertama di Cibuluh Bogor, Semarang Jawa Tengah dan Tuban Jawa Timur.
Dengan ini pihaknya membuktikan dana zakat yang selama ini dikelola Baznas dapat mensejahterakan umat.
“Tahun ini akan ada 400 ribu orang yang semula mustahik menjadi muzakki. Kita dorong, di Kampung Batik ada beberapa kelompok, Insya Allah jadi muzakki. Artinya yang tadinya miskin jadi orang kaya,” Kata dia.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedir A Rachim mengapresiasi kedatangan KH Ma’ruf Amin yang meninjau sekaligus memberikan bantuan permodalan kepada pengrajin batik di Cibuluh.
Menurutnya, Wapres mendorong pengembangan UMKM dengan meningkatkan nilai tambah atau valeu added.
“Saya surprise belau paham tentang prodak fashion, dan disain. Memang pak wapres memiliki keinginan bukan hanya memproduksi batik tulis, maupun cetak saja, tetapi ada added velue, mungkin ada produk fashion dan clothing yang bisa di pasarkan di Sarinah,”paparnya.
Hal ini pun sejalan dengan kebijakan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Bogor yang diwajibkan menggunakan pakaian kasual dengan produk lokal setiap hari Selasa.
“Betul, seperti yang kita ketahui kita ada dua hari, Jumat memakai Batik, dan Selasa Casual. Mudah-mudahan dua hari ini, bisa dimanfaatkan oleh ASN untuk belanja batik, termasuk fashion, dan produk clothing lokal,” tandasnya.(andi)
Berikan Komentar