Sulap Pasar Bogor Jadi Gedung Parkir, Muzakir : Kita Relokasi Pedagang

Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana akan menyulap Pasar dan Plaza Bogor menjadi gedung parkir atau park and ride. Pemkot Bogor akan mengambil alih fungsi dua lahan tersebut untuk membangun dua pasar besar, yaitu Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua untuk menampung para pedagang di Pasar dan Plaza Bogor.

“Sebenarnya, alih fungsi dua pasar (Pasar dan Plaza Bogor) itu bukan sekarang, jadi yang dilakukan pemerintah (sekarang) yaitu membangun dulu dua pasar besar untuk memindahkan pedagang,” kata Muzakkir, Jumat(4/2/2022).

“Pasar Sukasari untuk menampung pedagang eksisting pedagang Sukasari dan pedagang di Plaza Bogor. Kemudian pemerintah dalam hal ini Perumda PPJ membangun Pasar Jambu Dua untuk memindahkan pedagang yang ada di Pasar Bogor,” tambah dia.

Menurut Muzakkir, apabila langsung memindahkan para pedagang tanpa menyiapkan tempat relokasi yang memadai akan berakibat terhadap keberlangsungan pedagang.

Oleh sebab itu, pihaknya akan fokus untuk membangun terlebih dahulu dua pasar besar tersebut, setelah itu baru memindahkan para pedagang dan alih fungsikan Pasar dan Plaza Bogor menjadi park and ride atau gedung parkir.

“Kapan ini bisa terwujud, kalau perkiraan kita paling cepat di tahun 2023 akhir atau awal 2024,” katanya.

Apapun itu, ia menjelaskan, alasan Pemkot Bogor mengalihfungsikan Pasar dan Plaza Bogor dilakukan karena Pemerintah Pusat memiliki wacana agar keberadaan pasar tidak bertumpuk di pusat VVIP seperti di seputaran Istana Bogor.

“Dari pusat juga berwacana pasar itu tidak bertumpuk di pusat VVIP, ini lah (alasan kenapa Pasar dan Plaza Bogor akan dialih fungsikan),” jelas dia

Mengenai relokasi para pedagang ke tempat lain, Muzakkir menuturkan, pihaknya akan berinovasi agar kedua pasar yang akan dibangun besar ini dapat menarik pelanggan. Beberapa titik lahan di Pasar Jambu Dua akan dibebaskan untuk akses kepasar.

“Jambu Dua kita lagi coba perencanaan, kan seakan-akan sekarang itu akses kesana agak susah karena jalan sempit, nah ini yang lagi kita mau coba pembebasan di beberapa titik agar akses ke pasar itu jadi banyak,” imbuhnya.

“Misalkan dari Pajajaran bisa langsung ke pasar, dari Ahmad Yani juga bisa, ini untuk memudahkan akses agar Pasar Jambu Dua jadi ramai,” tandasnya. (Andi)

Berita Terkait

Berikan Komentar