Dimasa Pandemi, Petani Ubi Madu Dongkrak Perekonomian Hingga Export ke Singapura

Mediabogor.co, BOGOR – Meskipun, sampai saat ini Bogor Jawa Barat masih dilanda Covid-19. Namun, petani ubi madu yang berlokasi di Kampung Sempurna Desa Petir, Kecamatan Dramaga, yang tergabung Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Harapan, Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat masih tetap bertahan. Melainkan, ekspor ke negara Singapura.

“Permintaan export sangat tinggi untuk ubi madu kisaran 20 ton per minggunya,”ungkap Adi purnomo Project specialist PT. Multi Japanika, Selasa (28/09/2021).

Ia mengatakan, beraneka ragam harga dari gret A, 6 ribu, gret B, 4 ribu dengan kondisi kulit ubi madu yang sudah halus dan bersih karena ada keterlambatan dan keterbatasan di suplay dari para petani.

“Jadi kita kirim 8 ton perminggunya,”paparnya.

Sementara itu, Sukardi Kepala Desa Petir mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dengan perdananya panen ubi jalar untuk di export keluar negeri.

Di tempat yang sama, Denny Kepala Desa Cihideung Udik mengatakan, di Ketepurukan ekonomi di masa pandemi ini jadi salah satu upaya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat para petani.

“Mudah-mudahan dengan adanya export ubi jalar yang ada di desa Cihideung Udik para gapoktan harapan tetap konsisten dalam langkah awal menuju go internasional dalam bidang pertanian ubi madu,”ujarnya.

Endah Danawati Kepala UPT DISTANHORBUN menjelaskan, Gapoktan harapan yang ikut MOU dengan PT multi Japanika membangun kemitraan ubi jalar untuk di export ke Singapura, dan ini panen pertama ubi madu dengan ukuran nya 150 gram sampai 250 gramgram lebih dari masuk cuma gret nya beda.

“Siap panen ini sekitaran tiga setengah bulan sampai empat bulan panen kenapa ini di adakan kemitraan dengan PT Multi Japanika untuk mensiati ubi jalar yang selama ini terpuruk, dan bisa saat ini ubi madu bisa export ke luar negeri dan harganya pun 3 kali lipat, dan ini cukup mensejahterakan para gapoktan Harapan dan para petani khsususnya petani Ubi madu,”pungkasnya. ( Agil).

Berita Terkait

Berikan Komentar