Ganjil Genap di Puncak, Pemkot Akan Perketat Mobilitas Warga yang Masuk ke Bogor
Mediabogor.co, BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengaku bakal memperketat pengaturan mobilitas masyarakat pada akhir pekan nanti.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan yang berkunjung ke wilayah Bogor, seperti yang sudah terjadi pada Sabtu dan Minggu (28-29/7) kemarin.
“Sudah dikoordinasikan dengan pak Kapolres dan kita akan perketat nanti Jumat Sabtu dan Minggu, khawatir ada muntahan dari Puncak atau Jakarta kesini,” kata Bima kepada wartawan, Kamis (2/9/2021).
Menurutnya, berdasarkan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Presiden Joko Widodo pun, meski kasus penyebaran Covid-19 di Kota Bogor saat ini sudah berada di level bawah, Satgas Covid-19 Kota Bogor tetap berkewajiban untuk menekan kasus ini hingga zero kasus.
Sehingga, jangan sampai terlena, dalam arti melonggarkan kebijakan dalam mengatur mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19.
“Pak Presiden menyampaikan ke kepala daerah jangan abay, lalay dan terlena, kita tetap harus antisipasi nih,” kata dia.
“Makanya saya dan pak Kapolres koordinasi lagi untuk ganjil genap dan sebagainya (menentukan kebijakan apa yang tepat untuk menekan mobilitas masyarakat),” lanjutnya.
Sementara penyekatan berlapis bakal diterapkan di jalur menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, akhir pekan mendatang. Selain penyekatan ganjil genap, petugas juga bakal memeriksa kartu vaksin dan hasil tes Covid-19 bagi pengendara yang melintas.
Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mengatakan, uji coba ganjil genap akan dimulai pada Jumat (3/8) hingga Minggu (5/8). Nantinya, kendaraan yang plat nomornya tidak sesuai dengan pemberlakuan ganjil genap akan diputar balikan petugas yang berjaga.
Oleh sebab itu kata Agus Kendaraan yang diperkenankan lewat sesuai ganjil genap juga masih harus menjalani pemeriksaan surat vaksin dan keterangan hasil tes Covid-19 sebagai syarat masuk ke kawasan Puncak Bogor.
“Yang tidak sesuai (ganjil genap) pasti diputar-balik. Kedua, kalau nanti mereka bisa lewat sesuai tanggal ganjil genap, tetap kita periksa apakah sudah membawa hasil swab dan surat vaksin,” ujar Agus Ridho.
“Jadi ada dua lapis penyekatan, setelah ganjil genap, kita periksa kelengkapan mereka yang bisa lewat seperti surat vaksin dan hasil swab,” katanya. (Andi)
Berikan Komentar