Sistem PPDB Jalur Zonasi Menyedihkan Bagi Anak yang Berprestasi

Mediabogor.co, BOGOR – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup 2021 jalur zonasi menyisakan kesedihan dan kekecewaan untuk anak-anak yang berprestasi.

“Jika PPDB dengan sistem zonasi justru merugikan warga desa Leuwinutug,”ungkap Deden Saiful Hamdi Kades Leuwinutug, Selasa (03/08/2021).

Ia mengatakan, di kecamatan Citeureup hanya ada 2 SMP Negeri yang berdekatan dengan desa Leuwinutug yaitu SMPN 1 Citeureup dan SMP 3 Citeureup namun itu pun tidak masuk katagori zonasi.

“Bagaimana jika siswa yang berprestasi dan ingin masuk ke Sekolah Negri tapi tak bisa masuk zonasi ” jelas kang Denz biasa di sapa

Menurut dirinya, ini harus menjadi perhatian khusus pemerintah desa untuk warganya yang ingin masuk sekolah negeri, namun harus terhalang dengan sistem zona.

“Anak saya sendiri salah satu korban PPDB 2 tahun yang lalu , tapi sampai saat ini belum ada solusi yang jelas dari pemerintah,”katanya kesal.

Masih kata dia, setiap tahunnya Desa Leuwinutug melalui Musrembang selalu mengajukan agar adanya keberadaan sekolah Negeri 4 di desa Leuwinutug namun sampai saat ini sudah hampir 3 tahun belum ada kejelasan padahal sering menjadi pembahasan.

“Tolong beri kami petunjuk kami harus kemana? , supaya ditempat kami desa Leuwinutug bisa didirikan sekolah negeri, kalo harus menunggu itu bukan solusi, memang ada Fasum tapi itu adanya di dalam wilayah industri jika ada sekolah disana pun akses transportasi yang sulit” ucapnya.

Dirinya berharap, pemerintah membuka mata karena pada dasarnya kebutuhan sekolah negeri masih sangat kurang dibanding jumlah penduduk, oleh karena itu tolong dibantu dipermudah jika desa mengajukan karena keinginan kami warga kami desa Leuwinutug harus wajib belajar 12 tahun. (Tedy)

Berita Terkait

Berikan Komentar