Ini Kronologis Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Pajajaran
Mediabogor.co, BOGOR – Empat unit kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Pajajaran tepatnya di perempatan Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat. Keempat kendaraan tersebut, Pick up dengan nopol F 8360 GH, Mitsubishi x Pander B 2506 PFS, Honda Brv B 2306 PFN dan Suzuki Ertiga B 2961 PFX
Peristiwa tersebut terjadi ketika tiga unit kendaraan yang baru saja pulang berlibur dari wilayah Puncak Bogor melintas di Jalan Raya Pajajaran dari arah Sukasari menuju pintu Tol Jagorawi.
Saat bersamaan dibelakang tiga kendaraan, ada satu unit pickup mengangkut bibit tanaman diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dan menjaga jarak aman saat berada di trafick light Jalan Pajajaran Simpang Terminal Baranangsiang.
Isha salah seorang saksi mata menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Ketika itu Ia bersama keluarganya baru saja selesai makan bersama usai berwisata di kawasan puncak.
“Awalnya saya itu di belakang mobil bak (pickup) kan emang dia uda gak benar bawanya (mengendarainya), terus suami saya lewatin tuh (nyalip) kita sudah mau masuk perempatan tol nih tiba-tiba yaudah dari belakang,” katanya.
Isha nenuturkan, padahal ketika itu lampu trafick light sudah berwarna merah. Kendaraan yang melintas pun sudah berhenti namun saat bersamaan kendaraan pickup yang diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya dan tak bisa menjaga jarak aman menabrak kendaraan di depannya yang selanjutnya kendaraan yang ditabrak menabrak kendaraan lainnya.
“Iya memang lampu merah kan diyabraknya memang lampunya merah memang harusnye berhenti gitu dan dia bilangnya rem mendadak gitu padahal mobil pertama enggak ngerasa ngerem mendadak itu, Tapi ini dia di belakang tiga mobil sampai nabrak tiga mobil berarti kan sudah ketawan kencangnya sperti apa gitu ,” ujarnya
Isha menduga karena kencangnya laju kendaraan pickup membuat kendaraan yang ditabraknya melaku ke samping dan mengenai kendaraan lain yang juga merupakan tanteya sendiri.
“Mobil Brv itu tadinya disamping itu kan, kencang banget dong sampai kena ke samping yaudah memang jadi dianya memang ngebutnya harusnya kalau dia enggak bisa ngebawa jangan ngebut ya,” katanya.
Akibat kejadian itu Ia pun mengaku trauma karena sang anak juga berada di dalam kendaraan.
“Mobil saya belakang kena depannya penyok, kapnya juga lepas, tante saya yang Brv juga depannya kena belakangnya kena yang depan enggak terlalu rusak tapi penyok juga,” ucapnya
Sementara itu, Anggota Satlantas Polresta Bogor Kota Bripka Noerdin saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
“Kronologisnya masih di dalami lagi masih dalam lidik cuma yang jelas ada laka disini ada kerusakan kendaraan tiga kendaraan yang diduga melakukan kelalaian ada satu jenis pickup sementara untuk korbanya jenis kendaraan penumpang,” katanya.
Dugaan awal kata Noerdin, karena adanya kelalaian pickup. Namun pihanya masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.
“Dugaan pertama dari saksi DLLAJ yang melakukan penaganan kelalaian ada di pickup, jadi ketika dua mobil sudah berhenti di lampu merah kemudian satu, Kalau itu masih dalam, baru dugaan sih,”katanya. (Andi)
Berikan Komentar