Pasca Meluapnya Air Sungai Ciliwung, Sampah di Katulampa Bogor Berkurang
Pasca Meluapnya Air Sungai Ciliwung, Sampah di Katulampa Bogor Berkurang
Mediabogor.id, BOGOR- Pasca meluapnya sungai Ciliwung pada hari Rabu kemarin, volume sampah di Katulampa, Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor terliha berkurang karena terbawa arus air hujan dari kawasan puncak. Jembatan situ duit biasanya dipenuhi sampah stairofoam, plastik, sampah rumah tangga dan kayu mulai tidak terlihat lagi.
Bahkan besi penyanggah jembatan situ duit yang biasanya dipenuhi sampah itu pun kini terpantau bersih tanpa tumpukan sampah. Tidak hanya itu, kondisi yang sama juga terlihat di aliran Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa.
Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirman mengakui, meluapnya sungai Ciliwung hingga mencapai siaga dua menyebabkan berkurangnya sampah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Sampah agak berkurang karena kita, Pemkot maupun dan Pemkab Bogor, bersama relawan dan dinas terkait lainnya terus mensosialisasikan tidak buang sampah ke sungai,” ucapnya.
Seperti diketahui Pemerintah Kota Bogor bersama para relawan Ciliwung masif melakukan aksi bebersih sampah di Ciliwung dan melakukan sosialisasi.
Bahkan untuk memaksimalkan program Naturalisasi Ciliwung dibentuk tim Satgas Ciliwung yang terdiri dari Pemerintah Kota, TNI-Polri dan para relawan.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, berkurangnya tumpukan sampah merupakan manfaat dari naturalisasi sungai ciliwung yang ikut dilakukan oleh banyak pihak terkait.
“Saya liat ada kondisi sampah yang berkurang, iya jadi ada dampaknya ada manfaatnya dari Naturalisasi Ciliwung itu,” jelasnya.
Tak hanya itu, Bima juga mengklaim bahwa manfaat dari naturalisasi ciliwung genangan air akibat dari luapan sungai sudah berkurang.
Kedepan Pemerintah Kota Bogor akan terus berupaya untuk menambah resapan air dan terus memperbaiki drainase.
“Yah kita fokuskan ke aspek memperbanyak serapan ke bawah, memperbaiki saluran air seperti kolam retensi, dan sumber serapan Insya Allah akan di perbanyak tahun ini,” ujarnya.
Ditempat terpisah Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Dimas Tiko mengatakan, bahwa penanganan pasca meluapnya aliran Sungai Ciliwung DLH Kota Bogor mengirimkan dua armada truck dan dua pick-up.
Ia mengatakan, sampah yang ada paska luapan air Ciliwung lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Iya kita lakukan pengangkutan, tapu itupun muatan mayoritas tanah dan lumpur dan batu, untuk sampah tidak terlalu banyak, kita juga back-up pekerjaan rekan-rekan PUPR, memang bila dilihat kasat mata, timbunan sampah pasca lupan Ciliwung tidak sebanyak seperti tahun sebelumnya,” imbuhnya. (Nick)
Berikan Komentar