Menyambut H-1 Perhelatan Pilkada, Ratusan 100 Pengurus DKM Se-Bogor Raya Gelar Halal Bi Halal

Menyambut H-1 Perhelatan Pilkada, Ratusan 100 Pengurus DKM Se-Bogor Raya Gelar Halal Bi Halal

Mediabogor.com, BOGOR – Sebanyak 100 pengurus DKM se-Bogor Raya, menggelar halal bi halal, di Pondok Pesantren, Al-Minhaj Al Islamic, Kp Cinagara Tengah RT02/03, Desa Cinagara, Kabupaten Bogor Jawa Barat, dalam kegiatan yang bertemakan halal bi halal dan istqosah untuk menciptakan pemilu yang aman dan mesjid bersih dari politik praktis, Selasa (26/06/18).

Kegiatan yang dilaksanakan istiqosah, dengan dihadiri oleh pengurus Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, dan Komando Resimen Militer (Korem) Suryakencana Kolonel Inf M.Hasan, serta para tokoh agama.

Dalam sambutan, Ketua Panitia Ustad Abdulah Nawawi, menyatakan, kegiatan yang digelarnya dengan melibatkan para tokoh agama ini, pihaknya ingin pilkada yang digelar secara serentak, bisa berjalan damai, jujur dan adil, selain itu, khususnya mesjid jangan digunakan untuk berpolitik praktis.

“Ini memasuki masa tenang, bagi kami mesjid bukan untuk berpolitik, atau mengajak warga untuk mendukung salah satu Paslon,” kata dia, dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, dengan hadir para tokoh agama ini, pihaknya ingin meminimalisir suara sumbang, yang ramai dalam sebuah tempat ibadah, yang seharusnya digunakan untuk ibadah, bukan untuk berpolitik.

“Kami sampaikan, bahwa mesjid bukan untuk berpolitik, melainkan untuk ibadah,” jelas dia.

Sementara itu, Kolonel Inf M.Hasan mengatakan, kegiatan yang di gelar, oleh tokoh agama ini, pihaknya sangat setuju, apalagi pilkada yang digelar secara serentak ini.

“Kami sangat berterima kasih, dengan undangan, yang disampaikan oleh tokoh agama, hadir dalam halal bi halal ini,” ujar dia.

Ia menjelaskan, dari sisi pengamanan yang dilakukan oleh TNI dan Polri sudah dilakukan, dan aparat negara netral hanya mengamankan lokasi.

“Bagi aparat netral, tidak memihak siapapun, dan yang harus dipahami, bagi para pendukung jangan sampai terprovokasi, nantinya, ketika salah satu Paslon kalah harus legowo,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berikan Komentar